Tips Menjaga Kerapihan Rumah Metode Konmari (Konmari Methode)
Posted on: June 8, 2015, by : Vega Aminkusumo
cara melipat kaos kaki yang benar konmari

tutorial step by step cara melipat kaos kaki konmari methodeVegaAminkusumo.com – Siapa yang nggak ingin tinggal dalam rumah yang selalu rapi? Ah ini bener-bener mimpi saya nih, dan belum terwujud >.<
Karena inginnya, saya selalu menyempatkan diri untuk membaca-baca artikel tentang “how to organize” , “decluttering”, dll. Banyak lho, ternyata hal-hal sederhana yang ternyata jika kita lakukan dengan cara yang berbeda hasilnya akan jauh lebih baik. Cara melipat seprei, cara menyimpan barang2, cara menyimpan makanan di kulkas, dll.
Yang terbaru dah cukup menghebohkan adalah metoda Konmari, ini juga kemarin saya tidak sengaja tau, gara-gara. Agak desperado bingung mau membereskan rumah mulai dari mana.., eh menemukan Konmari Methode..lalu searching sana sini, simak2 sana sini, walaupun belum paham seluruhnya, tapi ada beberapa tips menjaga kerapihan rumah Konmari Method?yang sudah agak paham 🙂 Belum banyak sih, kan infonya juga cuma sedikit-sedikit, sumber utamanya ya dari youtube, belum bisa dapet bukunya, belum masuk Indonesia sepertinya. Agar pemahaman saya yang baru sedikit ini bisa makin nempel di kepala dan hati, saya tuang lagi dalam bentuk artikel deh, biar makin menjiwai, maksudnya 😀

Prinsip dasar cara merapikan rumah metode Konmari sebenarnya sederhana, namun dalam beberapa hal memiliki perbedaan yang mendasar dengan metode yang umumnya di anut saat ini.
Dulu, cara yang saya terapkan (berdasarkan apa yang saya baca) diantaranya:
Fokus pada satu tempat dulu, sisihkan setiap hari selama 10 menit untuk membereskannya. Jadi misalnya, target untuk dirapikan adalah meja belajar, lakukan setiap hari, selama 10 menit (tidak lebih), berada di depan meja belajar dan merapikan apa saja yang bisa dikerjakan. Entah itu menyingkirkan barang2 yang sudah tergolong sampah, atau sekedar menumpuk buku2 yang berserakan, atau juga mengumpulkan alat tulis yang. Menyebar.
Dan melakukannya pun difokuskan perlokasi di meja belajar juga, misal hari ini merapikan laci bagian bawah, setelah beres lanjut ke laci berikutnya, dan seterusnya.

Metode Konmari, justru sangat tidak menganjurkan untuk merapikan berdasarkan lokasi seperti itu. Menurut Konmari, ketika melakukannya perlokasi, yang kita lakukan hanyalah sekedar menyortir barang2 saja, agar tempat itu teerlihat rapi, dan tidak merapikan secara keseluruhan. Akibatnya, kondisi rapi dan teratur itu tidak bertahan lama, dan akan berantakan lagi.
Dengan metode Konmari, kita merapikan tidak berdasarkan lokasi, melainkan berdasarkan kategori. Jadi misalnya targetnya adalah merapikan buku, maka semua buku yang kita miliki, yang ada di rumah, dikumpulkan dalam satu ruangan dulu, hingga kita bisa melihat berapa banyak buku2 yang kita simpan selama ini, kemudian baru memulai membereskannya.
Konmari mengajarkan untuk selalu memulai dari membereskan lemari pakaian. Urutannya adalah:
1. Lemari pakaian
2. Buku-buku
3. Dokumen
4. Pernik-pernik/ aneka macam
5. Barang2 sentimentil (yang mengandung nilai kenangan)

Pakaian menjadi hal pertama yang harus ditata rapi, karena kita selalu berinteraksi dengannya, setiap hari, lebih dari sekali. Ketika satu bagian kategori ini, lemari pakaian bisa tertata rapi, efeknya akan besar pada diri kita.
Belajar menata lemari pakaian juga hal pertama yang di sarankan untuk dikenalkan pada anak-anak, sejak usia 3 tahun. Ketika anak mampu menata lemari pakaiannya dengan baik, maka merapikan mainan akan lebih mudah dilakukan.

Metode Konmari juga lebih menekannya kita untuk melakukan aktifitas bersih-bersih itu dengan cara menyediakan waktu khusus. Entah itu setiap akhir minggu, atau setiap malam. Yang penting adalah sediakan waktu khusus yang cukup. Dan sebisa mungkin menuntaskannya dengan segera. Walaupun bertolak belakang dengan trik yang saya pelajari sebelumnya, dengan ritual 10 menit sehari, metode Konmari sebenarnya menekankan hal yang sama.
Menata dan merapikan rumah tidak mungkin dilakukan dalam 1-2 hari. Untuk itu buatlah target untuk melakukannya. Tips-tips pada umumnya menekannya ritual 10 menit sehari agar rutinitas sehari-hari tetap berjalan normal tidak terganggu, dan agar nantinya terbentuk kebiasaan 10 menit sehari menjaga kerapihan.
Metode Konmari lebih menyarankan kita meluangkan waktu khusus, misalnya setiap hari tertentu untuk menata dan merapikan. Misalnya kita memilih setiap akhir pekan untuk berbenah, maka kita bisa memiliki target, dalam 6 bulan seluruh bagian rumah akan tertata rapi dan akan rapi seterusnya.

Ada hal yang unik dalam metode Konmari ini, yaitu cara menyortir barang. Dalam menentukan mana yang harus disingkirkan, atau disimpan, Konmari memaksa kita untuk lebih sensitif membaca bahasa tubuh terhadap barang tersebut, ketika kita menyentuhnya. Barang-barang yang layak disimpan adalah yang mampu memberikan efek “Spark Joy” pada diri kita, mirip seperti rasa bahagia, dan rasa nyaman yang memberikan semangat. Jika barang tersebut tidak memiliki efek “Spark Joy” pada diri kita sama sekali, maka tidak ada gunanya kita menyimpan barang tersebut.
Saat menata dan merapikan adalah kesempatan kita memutuskan ingin bersama barang-barang yang mana saja di hari-hari selanjutnya.
Menyenangkan, bukan? Mungkin disinilah salah satu perbedaan metode Konmari dengan yang lain. Bayangkan jika seluruh barang yang ada disekitar anda adalah benda-benda yang memberikan semangat dan rasa bahagia pada anda (spark joy). Tentunya hari-hari akan terasa penuh semangat. Dan inilah yang membuat kita tetap termotivasi untuk menjaga kerapiannya. Rata-rata mereka yang menerapkan metode Konmari tidak kembali ke kondisi sebelumnya.

Nah, setelah selesai melakukan seleksi, langkah selanjutnya adalah melakukan penyimpanan dengan teratur dan lebih tertata rapi. Saya belum banyak memahami bagaian yang ini. Namun untuk penataan pakaian ada banyak hal baru yang saya dapatkan. Dan yang paling menyenangkan adalah, apa yang disarankan sangat mudah untuk diikuti dan diterapkan dalam kondisi rumah tangga di Indonesia.
Intinya, dalam hal penataan dan penyimpanan pakaian, cara melipat sangat diperhatikan. Pakaian selalu disimpan dalam kondisi lipatan yang kompak dan tidak mudah berantakan.

Melipat baju kaos, celana panjang, celana pendek, pakaian dalam, dan lain-lain, bahkan kaos kaki, semua dilipat sedemikian agar hasil akhirnya berbentuk persegi yang cukup kompak. Dengan demikian ketika pakaian disimpan dalam lemari akan lebih menghemat ruang, tidak akan mudah berantakan, dan lebih mudah diambil tanpa mengobrak-abrik tatanan yang ada.
Dalam hal penyusunan pakaian pun, selain disarankan berdasarkan kategori juga disarankan untuk mengelompokkan berdasarkan warna.

Dalam hal melipat, sebenarnya tidak banyak yang baru, tehnik-tehniknya pernah saya tau sebelumnya.
Yang benar-benar baru, dan membuat saya kagum adalah cara melipat kaos kaki.. Dan saya suka sekali caranya. Benar-benar menjawab kebutuhan saya selama ini 🙂
Bagaimana cara melipat kaos kaki yang benar ala Konmari?

cara melipat kaos kaki yang benar 1
cara melebarkan kaos kaki yang benar agar lebih mudah terbentuk persegi
cara melipat kaos kaki yang benar 2
selanjutnya mulai melipat

 

 

 

 

 

 

Simak video tutorialnya, yaa…

Nah, Konmari itu metode apa sih? Hihihi, Penulis bukunya bernama Marie Kondo. bukunya sendiri salah satunya berjudul “The Life-Changing Magic of Tidying Up” . Marie Kondo adalah konsultan keteraturan (haish, apa ya bahasa Indonesia organizer consultant?) berasal dari Jepang. Dari 4 buku yang pernah ditulis, buku LIfe-Changing ini menjadi best seller di Jepang dan Eropa. Mungkin karena di publikasikan di USA pada tahun 2014, metodenya makin menjadi viral. Iyaa…, karena banyak video-video tutorial tentang konmari methods di youtube. Saya termasuk yang tahu dari youtube, lho. hehe.. Semoga bukunya segera masuk di toko buku di Jakarta yah.. penasaran nih.. 😀

Dan iniiii.. tutorial step by step cara melipat kaos kaki nya yaa 😉