Resep Lele Goreng Tepung Renyah, Mudah, Enak
Posted on: May 26, 2015, by : Vega Aminkusumo
lele-goreng-tepung-renyah-mudah-enak

VegaAminkusumo.com – Seingat saya, dulu saya tidak suka makan lele. Bentuknya yang agak memanjang, dan kulit yang tanpa sisik, mengingatkan saya pada belut yang meliuk-liuk seperti ular. Langsung hilang selera makan saya…Tapi itu dulu.
Semuanya berubah ketika suatu saat, ditengah gelap saat santap sahur bersama teman dilkamar kost, menu yang dihidangkan adalah lele goreng.
Entah karena lapar atau penasaran, karena melihat teman saya begitu antusias memakan lele goreng.. Saya pun ikut memakannya. Dan sejak saat itu, saya berdamai dengan lele, dan mulai bisa menghargai lele berdasarkan rasanya, tanpa memandang bentuknya yang menjijikkan. Never judge the fish by its look.

Jangan salah, ya, walaupun sudah bisa menikmati lele, bahkan kalau membeli lauk di warung tenda saya lebih suka memilih pecel lele dari pada memesan ayam goreng.., tetap saja, saya belum tertarik untuk memasak lele.
Iya, jujur. Masih agak geli memegang lele yang licin, melihat bentuk kepalanya yang tidak lucu, berbalut hitam abu-abu. Sungguh tidak menarik sama sekali.
Saya baru mulai mau memsak lele setelah menikah, seingat saya. Itu pun atas nama cinta dan penghematan 😀
Kebetulan suami juga suka banget sama lele, dan ternyata bisa lebih murah kalau beli mentah di tukang sayur dan goreng sendiri.

Jangan salah, saya masih tetap agak jijik ya, memegang, melihat lele dengan wujud aslinya yang demikian. Apalagi licinnya itu lho. Tapi setelah beberapa kali memasak lele, akhirnya saya memiliki tips menggoreng lele yang cukup membuat saya nyaman dan lele goreng saya terasa pasti enak:

cara membersihkan lele buang kepala1 . Buang kepalanya. Saya selalu minta tukang sayur langsung memotong bagian kepala lele.
Yaa, walaupun kata sebagian orang kalau lele digoreng sangat kering bagian kepala lele itu nikmat sekali,.. Tetap saja, untuk saja, dengan kondisi memasak ala rumahan, wajan kecil, dengan minyak secukupnya, tentu tidak mungkin memasak lele sampai benar2 kering seperti ala warung tenda. Mereka memakai wajan segede gambreng, dengan minyak penuh, jadi ketika lele dilempar masuk ke dalam wajan, bisa benar-benar tenggelam dalam minyak panas.
Buat saya, daging lele saja sudah cukuplah. Menggoreng dengan kepalanya hanya akan memakan tempat pada wajan penggorengan dan menghabiskan lebih banyak minyak. 🙂
Oiya, kalau lele yang saya beli ukurannya agak besar, otomatis agak panjang, saya biasanya minta sekalian di potong lagi, menjadi 2 bagian memanjang yang lebih kecil. Bukan apa-apa, hanya masalah ukuran wajan dirumah diameternya tidak terlalu lebar :D, jadi biar pasti muat di dalam wajan penggorengan.

 

2. Untuk menghilangkan licin pada kulit lele, saya biasa menaburkan garam terlebih dahulu, (dan kalau pas ada, sedikit perasan jeruk nipis). Ini dilakukan sebelum mulai membersihkan lele. Taburi garam dan jeruk nipis, lalu diamkan sesaat, kemudian mulai bersihkan dengan menggunakan air mengalir.
Atau kadang-kadang, saya simpan lele ke dalam freezer dulu sebentar, ketika agak beku, bagian licin pada kulit lebih mudah hilang (trik yang sama juga saya lakukan ketika membersihkan ayam). Hanya saja kalau lele agak beku, bentuknya suka melengkung sana sini, tidak cantik, tidak lurus, jadi tidak kompak aja..

Saat membersihkan lele, saya selalu membersihkan bagian dalamnya juga, hingga benar-benar tidak ada isi yang lain, selain tulang dan daging lele. Ini termasuk bagian gelap yang biasanya menempel dalam selapun pada bagian atas rongga perut ya. Biasanya saya perlu merobek selaput tipisnya dengan pisau terlebih dulu, untuk bisa benar-benar membersihkan bagian itu. Itu termasuk penyumbang aroma dan rasa amis pada lele. Membuangnya tidak akan mengurangi kegurihan rasa lele goreng. Dan jika ukuran lele agak besar, saya lebih senang memotongnya menjadi 2 bagian kecil. Disamping nanti akan lebih mudah menggorengnya, potongan sedang lebih masuk akal untk disajikan dalam piring anak-anak. Yaa,, kan kalau kurang bisa ambil lagi 😉

cara-membersihkan-ikan-lele

3. Membumbui lele sebenarnya tidak susah.
Lele digoreng tanpa bumbu sebenernya juga enak lho, asal bisa dogoreng sampai garing. Itu warung tenda kan begitu tuh, pecel lele, begitu ada yang pesan, si lele di ambil dari jirigen, langsung digetok, bersihkan isi perutnya, cuci2 dikit, kemudian lempar ke wajan yang penuh minyak panas. Biarkan lalu angkat, sajikan dengan sambel.

Nikmatnya makan lele itu sebenernya terletak di rasa sambelnya. Kalau sambelnya enak, otomatis pecel lelenya juga jadi enak deh. Namun untuk biar lebih nikmat, tentu saja, minimal dibumbui garam dapur secukupnya. Kalau ada bawang putih, itu akan menambah aroma dan kelezatannya. untuk bumbu instan, bisa saja dengan bumbu racik tempe goreng, ikan goreng, ayam goreng, atau bumbu jadi di tukang sayur, utk ayam ongkep. 😀 Bisa bumbu apa saja yah….
Diamkan beberapa saat dalam bumbu agar meresap, baru kemudian goreng deh 🙂

Resep lele goreng tepung renyah, mudah, pasti enak

Naaaah, bagaimana resep lele goreng tepung renyah ala saya? Sederhana juga.
Sebenarnya ide ini berawal dari keprihatinan saya setiap kali memasak lele goreng. Tau, kaaan, lele itu tubuhnya agak membulat, bagian dekat kepala itu isinya banyak dagingnya. Yang menjadi kekhawatiran saya setiap menggoreng lele adalah, kematangan bagian daging bagian dalamnya itu.
Walaupun menggoreng dengan minyak yang banyak, tapi jika tidak sabar menanti, buru2 diangkat, bagian dalam lele seringkali tidak benar2 matang.
Beberapa kali saya terpaksa menggoreng ulang potongan lele yang sudah disantap sebagian hanya karena menemukan bagian yang masih berwarna merah darah di daging bagian dalam.
Kekhawatiran ini juga yang menjadi salah satu alasan kenapa saya memilih menggoreng lele tanpa kepala. Agar lebih pasti semua bagian matang tergoreng.

Untuk yang jarang menggoreng, jadi begini… Kalau kita menggoreng denfgan api besar, minyak akan cepat panas, dan masakan kita akan leboh cepat garing, tapi terkadang, bagian dalamnya belum benar2 matang karena panasnya minyak belum benar2 sampai bagian dalam, jika masakan kita termasuk tebal.
Naah, jika kita menggoreng dengan api kecil, panasnya minyak akan lebih merata masuk kebagian dalam, namun itu berarti perlu waktu lama agar bagian luar menjadi garingm
Bagi mereka yang telaten dan penyabar, tentu hal ini mukan masalah…. Sayangnya saya bukan tipe yang telaten dan penyabar… Jadi… Terpikirlah oleh saya cara aman mengolah lele. Jadilah resep lele goreng tepung renyah, ala vegi hehe..
Langsung saja yaaa,

1. Siapkan lele yang sudah dibersihkan, masukkan ke dalam wajan, tambahkan bawang putih yg sdh digeprek, dan sedikit garam. Rebus sebentar sampai keluar air dan lele setengah matang merata. Dinginkan.
Jika ingin langsung menggorengnya juga bisa, tapi tentu akan agak sulit memegang potongan lele yang masih panas.
Dalam kondisi setengah matang ini, lele bisa disimpang dalam lemari pendingin untuk di goreng nanti sesaat menjelang hendak disantap. Bahkan disimpan lebih dari sehari pun rasanya masih nikmat.

2. Siapkan tepung bumbu siap saji, bisa merk apa saja. Saya biasanya pakai yang kebetulan ada di tukang sayur, bisa tepung kobe, tepung kentucky, tepung mendoan, dll. Yang penting tepung bumbu.
Nah, kalau nggak mau pakai tepung siap saji, bisa juga membuat sendiri, dengan mencampur tepung terigu dengan tepung beras, garam dan merica (atau bisa ditambah bumbu penyedap kaldu bubuk). Aduk rata, siap dipakai.
Siapkan tepung bumbu dalam wadah. Siapkan lele yang sudah setengah matang.

3. Siapka wajan, berisi minyak secukupnya, panaskan dengan api sedang.
Lele yang basah dicelupkan ke dalam tepung bumbu, agar permukaannya tertutup tepung semua, baru kemudian masukkan kedalam minyak yang sudah panas. Sreng sreng..Balikkan bagian lele, jika sudah terlihat coklat matang, dan ketika seluruh permukaan sudah terlihat matang, angkat dan tiriskan.
Karena lele sudah direbus sebelumnya, kematangan daging bagian dalam lebih terjamin, walaupun kita menggoreng tidak terlalu lama.
Tentu saja, jika sebelumnya lele disimpan dalam lemari pendingi, berikan cukup waktu agar lele tidak terlalu dingin sebelum masuk ke dalam wajan.

Bagi yang penasaran bagaimana rasa lele goreng tepung renyah ala saya yang ini…. Saya beri tahu saja yah.. Rasanya gurihhh banget. Bumbu bawang putih begitu merasuk, memberikan cita rasa yang…… *ngiler deh, pengen makan pecel lele*..
Yang pasti, dengan cara ini kematangan daging bagian dalam tidak diragukan lagi, dan balutan tepung renyah membuat bentuk lele yang menjijikkan juga tersamar. Tapi kalau masalah rasa… Hmm, nikmatnya makin nempel dilidah lhoo…benerr… 😀

Selamat mencoba..

lele-goreng-tepung-krispi-enak

Tips Terbaru Cara Menggoreng Lele

Nah, saya dapat tips lagi nih, nggak sengaja karena ketika hendak menggoreng, ternyata tepung bumbu yang dibeli yang hot (pedess).. jadi pas kebetulan adan ya apa ya itu ang dipakai. ?Sempet saya tulis sebagai status di Fesbuk, tapi karena sudah dioper kemari.. yang di sana kita hapus ajah kali ya 😀

Nah… tips terbaru untuk lele goreng.
Sekarang seringnya kalau lele ya.. masaknya cara begini..
Lele dipotong-potong, kepala dikasih ke kucing..
Potongannya direbus dulu dgn sedikittt air (dikit banget, malah kadang nggak perlu). Bumbunya cuma bawang putih digeprek dan garam dikittt.. kalau mau lebih kaya ras bisa tambah parutan biji pala dan merica.
Rebus sebentar tujuannya biar nanti kl masak pasti mateng semua sampai dalem dalemnya walopun gorengnya nggak berlimpah minyak..dan.. amisnya juga berkurang..
Setelah setengah mateng.. nah disini serunya..
Kl sudah begini lele bisa disimpen dikulkas atau diemkan saja, sudah siap saji, tinggal goreng sreng kapan saja..
Nah… menggorengnya ituuu…. yang paking nikmat ya.. biar jadi lele yang gariiiing bingit..
Bisa pakai tepung bumbu kentaki krispi yang ada..tapi itu kan pasti ada msgnya …
Kalau mau tanpa msg, dan rasanya uenak.. *dijamin enak*.. cukup pakai tepung maizena.. eh itu nama merk ya? Pokoknya yang sejenis deh…, maizena bisa tepung kanji juga bisa.
Gak usah pakai air, jadi lele yang lembab langsung ditepungi ajah, terus goreng sreng… sampai garingggg…
Hehe… lumayan lama juga nih, garingnya.. walopun sudah dingin lelenya… kriuknya masih kres krea kres lho..

Tapi yang lebih penting lagi.. rasanyaaaa…
Rasa lelenya lebih terasa, karena nggak ada rasa rasa titipan tepung bumbu yang memang sudah enak..
Jadi… rasa lelenya berasaaa… gurihnya dari garem n bawang.. plus.. rasa palanya, walopun sedikit tetep berasa…
Enak enak enak.

tips terbaru cara menggoreng lele agar garing
Lele digoreng garing dengan tepung maizena atau tepung kanji, hasilnya renyah bingits