Author: windi

Cara merawat anak setelah disunat dengan metode laser

VegaAminkusumo.com- Setelah kita persiapkan untuk menyunat anak kita dengan metode laser sebagaimana dijelaskan di artikel sebelumnya, nah sekarang saatnya kita merawat anak yang telah disunat dengan menggunakan metode laser.

Ajari anak bagaimana membasuh alat kelaminnya saat BAK atau BAB.
Saya copas lagi yah dari dari artikel sebelumnya cara membasuh menggunakan tissue setelah BAK:

1. Gunakan tissue untuk membersihkan setelah buang air kecil.
Caranya tempelkan 1 lembar tissue ke alat kelamin untuk menyerap sisa urin, lalu 1 lembar lagi dicelupkan ke dalam air matang dan disentuhkan perlahan untuk membersihkan bekas urin

Untuk BAB sebaiknya dibantu Ortu terlebih dahulu karena agak susah membasuh bagian belakang, dan dikhawatirkan kalau dilakukan sendiri kurang bersih dan menyebabkan ruam/iritasi pada bagian dubur.

2. Gunakan celana khusus yaitu celana sunat, sebaiknya diganti pagi sore, jadi minimal harus punya 3pc celana sunat. Lebih akan lebih baik.

3. Gunakan sarung instan. Minimal juga harus punya 2, yang diganti setiap harinya.

Cara merawat anak setelah disunat dengan metode laser
Selesai khitan, bantu anak agar nyaman

4. Perhatikan kegiatan anak, jangan biarkan mereka melakukan kegiatan yang banyak gerakannya. Berikan mereka kegiatan yang menyita waktu tetapi tidak perlu banyak gerakan seperti: membaca buku, bermain games, atau menonton film kesukaan mereka.

5. Perhatikan jadwal minum obat anak, pastikan anak meminum obat pasca sunat sesuai instruksi dari dokter/orang yang melakukan sunat tersebut. Apabila harus diminum sesudah makan, maka anak harus sudah makan sebelum meminum obat ini. Dengan minum obat teratur dan sesuai anjuran maka proses penyembuhan tidak terganggu.

6. Jadwal kontrol
Bawa anak kontrol ke tempat sunat setelah 3 hari untuk melihat dan mengecek apakah kondisi alat kelamin yang telah disunat sudah sesuai yang diharapkan?

Apabila terjadi pembengkakan apakah normal?

Apakah anak mengalami demam?

Apabila terjadi penyumbatan pada saluran pipis apakah masih normal?

Penyumbatan pada saluran pipis ini bisa terjadi apabil pada saat disunat, ternyata alat kelamin si anak belum mengalami pelepasan kulit sehingga dilakukan pelepasan kulit terlebih dahulu oleh dokter/yang menyunat dan setelah tindakan ini maka akan keluar lendir-lendir yang menutupi sebagian alat kelamin si anak di beberapa hari setelah anak disunat dan bahkan bisa menutupi jalur keluar urin.

Apabila ini terjadi, tidak perlu panik. Hal yang perlu dilakukan adalah: baringkan si anak, pegang alat kelamin si anak, dirikan, lalu tetesi betadine dari arah atas, dan biarkan betadine mengalir turun dari lubang urin sehingga terbuka kembali saluran urin tersebut. Apabila kuatir saat melakukan ini, bawa saja kembali ke tempat sunat agar dibantu oleh dokter/orang yang melakukan sunat di tempat tersebut.

7. Sesekali alat kelamin yang baru disunat perlu diangin-anginkan agar cepat mongering. Jadi apabila selesai dibasuh pada pagi hari, si anak tidak perlu dipakaikan celana sunat atau sarung untuk beberapa saat. Memang agak jengah dilihat, mungkin si anak dapat sambil tiduran di kamarnya sambil dipasangkan kipas angin yang mengarah ke tembok. (kalau mengarah ke anak dikhawatirkan si anak bisa masuk angin)

8. Asupan makanan
Tidak perlu pantangan dalam soal makanan, itu hanya mitos saja. Berikan makanan apa saja, dan pastikan anak cukup asupan gizi.

Orangtua harus selalu dalam keadaan tenang, terus pantau kondisi si anak setiap hari. Lihat perkembangan kesembuhan pasca sunat.
Semoga lekas sembuh dan segera lincah beraktifitas kembali ya anaknya dan pasti orangtuanya juga jadi ayem deh ?

 

 

Persiapan anak sebelum di sunat menggunakan metode laser

VegaAminkusumo.com – Paling gak suka kalau melakukan sesuatu dengan dadakan, terlebih soal sunatan. Tapi setidaknya dengan berbagi, akan menjadi ilmu buat yang belum pernah melakukan supaya bisa melakukan lebih baik dari yang pernah saya lakukan. Dalam hal ini yang ingin saya bahas adalah persiapan anak sebelum di sunat, lebih spesifik lagi: sunat menggunakan metode laser.
Jadi ceritanya saya akan merunut ke belakang niy, untuk melist-down apa siy yang perlu disiapkan?

1.Mental si Anak

Pastikan betul si anak siap, setidaknya he knows what ?sunat? is. Si orangtua bisa mencari informasi mengenai sunat itu sendiri dari gambar2 di google atau kalau pas ketemu ?video? di youtube yang friendly bisa juga dikasih liat ke anak.
Setidaknya anak mendapatkan gambaran mengenai sunat itu sendiri
Kebetulan kalau anak-anak saya lebih karena ada keinginan untuk memiliki mainan yang agak ?mahal? dan dia mendapatkan informasi bahwa dengan sunat ?dia akan mendapatkan uang banyak? dan bisa digunakan untuk membeli mainan tersebut.
Hmm, bisa juga siy ini dijadikan salah satu alasan biar si anak ?mau? di sunat. Tapiii, kalau tetap tidak ada kemauan ya, kembali lagi ke ide awal: beri informasi sebanyak-banyaknya mengenai ?sunat?

2. Waktu recovery

Untuk metode sunat laser diperlukan waktu minimal 1,5 minggu untuk recovery, disini kondisinya adalah si anak sudah bisa pakai celana biasa dan mandi sendiri. Dengan demikian setidaknya si anak harus dalam masa liburan sekolah kurang lebih 2 minggu. Si Orangtua juga harus mengajukan cuti, paling bagus siy bisa 2-3 hari yah. Karena dengan metode laser ini ada perawatan khusus yang harus dilakukan untuk membantu recovery tadi. Contoh: membersihkan bekas luka, memberikan dan meminumkan obat, memandikan dan menggantikan baju.

3. Barang yang diperlukan

Siapkan sarung yang tinggal pakai, model rok gitu, jadi tidak merepotkan, karena setelah di sunat si anak akan lebih nyaman menggunakan sarung dan juga dapat membantu proses pengeringan luka supaya lebih cepat sembuh. Minimal punya 2 buah.

merawat anak setelah sunat dengan laser

Siapkan celana dalam sunat, celana ini akan membuat dia aman bergerak. Minimal punya 3 buah untuk ganti-ganti.

harga celana sunat di npasar tebet 25ribu

Sediakan betadine, kain kasa, dan peralatan lain yang membantu untuk membersihkan luka.
Stok Tissu yang banyak: Gunakan tissue untuk membersihkan setelah buang air kecil. Caranya tempelkan 1 lembar tissue ke penis untuk menyerap sisa urin, lalu 1 lembar lagi dicelupkan ke dalam air matang dan disentuhkan perlahan untuk membersihkan bekas urin

4. Istirahatkan anak

Jangan biarkan anak anda banyak bergerak, usahakan anak bermain dengan tenang dan melakukan aktifitas yang tidak banyak gerakan, seperti membaca buku, nonton tv atau main games. Istirahat yang cukup akan membantu dalam penyembuhan luka.

5. Perhatikan asupan makanan

Tidak perlu kuatir mengenai pantangan makanan, kecuali memang ada alergi makanan yang di derita si anak. Makan saja makanan seperti biasanya.
Tambahan vitamin diperlukan untuk menjaga imunitas si anak. Semakin fit semakin cepat pulih.

6. Dampingi Anak

Saya mau tekankan saja, tidak hanya si anak, tetapi orangtua juga harus siap mental. Karena aka nada saatnya si anak merasakan sakit luar biasa, bisa pada saat diberikan suntikan bius atau pada saat obat biusnya sudah hilang dan rasa sakit mulai menjalar pada si anak. Saya mengalami sekali pada dua moment tesebut, karena saya menyunati ke dua anak laki-laki saya bersamaan, Dan masing-masing memiliki moment kesakitan lualr biasa yang berbeda-beda.

Pada anak yang lebih tua, dia merasa sakit luar biasa saat disuntik bius. Sedangkan pada anak yang lebih muda merasakan sakit pada saat selesai obat biusnya.

Apabila si orangtua tidak siap maka bisa malah membuat anak menjadi tambah tidak terkendali. Jadi usahakan harus selalu tenang. Apabila ada terjadi hal-hal yang tidak biasa langsung saja coba googling untuk mencari informasi lebih lanjut, atau langsung temui dokter/tempat sunat dilakukan.

7. Terakhir jadwalkan control 3 hari setelah sunat. Hal ini untuk memastikan kondisi penis si anak, apakah normal atau ada kondisi yang mengkhawatirkan.

Sekian dulu sharing dari saya. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Makanan sehat pengganti nasi untuk ibu hamil

Ga sedikit ibu hamil yang tiba-tiba jadi alergi sama nasi. Boro-boro bisa masuk ke mulut, kadang cium baunya aja sudah tidak tahan. Kalau sudah seperti ini pasti rada panic juga ya, harus diganti apa niy si nasi nya?

Alternatifnya banyak kok Bu, ga perlu kuatir. Yang penting jangan sampai Ibu jadi tidak mau makan dan kekurangan asupan karbohidrat.

1. Kentang dan Singkong
Coba deh kentang di bikin kentang tumbuk (smashed potato) atau bisa juga bikin kentang panggang, kripik kentang, balado kentang. Apa aaja deh pasti Ibu-ibu lebih pinter niy ngolah kentang

Singkong hamper samalah dengan kentang, coba direbus saja makan dengan parutan kelapa dan gula pasir, atau dikukus dan dihaluskan juga enak loh:

2. Ubi-ubian
Ubi-ubian juga sama seperti kentang, jadi ga usah kuatir berkreasi dengan Ubi. Bikin smashed Ubi, atau Ubi panggang, Kripik Ubi, pasti sama enaknyaaa?

3. Mie
Jangan melulu focus sama mie instan ya bu.. kalau sekali-kali pas pingin banget sih ga apa, tapi sekali ? dua kali aja ya Bu. Jangan setiap hari. ?Dan pastikan mie instannya jadi cantik dan segar seperti ini ya:
mie sebagai makanan pengganti nasi
Olahan mie pasti lebih buanyak lagi dari kentang atau Ubi di atas. Ini contohnya ya: Bola-bola mie
bola-bola mie
Atau biasanya lebih sering bikin martabak mie, tapi bikin sendiri ya bu, banyakin sayuran dan jangan pakai penyedap rasa. Cukup garam dan gula saja

4. Roti
Paling gampang lagi kalau Ibu doyan Roti, selalu saja sedia Roti Tawar di rumah. Nah alih-alih makan nasi ya makan roti tawar saja. Lauk pauk dimakan terpisah.

Bikin roti sandwich sendiri juga oke kok:

5. Jagung

Jangan makan popcorn ya Bu.. itu sih buat ngemil aja. Jagung ini paling mudah dipipil dan direbus saja dan dimakan dengan parutan keju/olesan mentega. Lauk dimakan terpisah saja.

Kalau sudah bosen coba makan perkedel jagung, atau pudding jagung atau bikin sawut jagung:
<gambar perkedel jagung >

6. Sereal/Oat meal
Nah kalau 5 pilihan tadi masih kurang, coba saja konsumsi Oatmeal Bu. Ini tidak diragukan lagi asupan gizinya. Sehat banget deh buat Ibu dan si bayi.
Paling mudah oatmeal tinggal dimasak dengan susu dan langsung dinikmati.

Nih saya kasih satu contekan bikin bubur oat yang gurih yah:

Bubur Oatmeal Salmon.

Bahan2:
Bawang bombay
unsalted butter
wortel parut
kentang parut
brokoli cincang
bayam cincang
tahu putih dihaluskan
salmon cincang
air putih / air kaldu
oatmeal

Cara membuat:
1. Tumis bawang dengan butter
2. masukkan salmon, kentang, wortel, brokoli, kemudian air.
3. masukkan tahu, bayam dan oatmeal
4. tunggu sampai semua bahan empuk
5. sajikan

7. Pasta
Eh iyaaa sampai ketinggalan pastanya nih. Dah bosen yah sama semua pilihan di atas, yuk kita coba pasta! Spageti sudah yang paling dikenal deh, dan endess ya bu.. dikasih saus bolognes. Sedap deh pokoknya. Atau mau bikin macaroni schotel, fetucini, dan lainnya.
<gambar masakan dari pasta>
Sebanyak ini, jangan sampai ibu kekurangan karbohidrat ya bu, penting banget untuk tenaga ibu menjalani hari terlebih saat ada dede bayi di dalam kandungan ibu.
Tetap semangat dan sehat ya bu!

makanan alternatif pengganti nasi untuk ibu hamil

Memilih makanan sehat untuk ibu menyusui dengan bayi alergi

makanan sehat untuk ibu menyusui dengan bayi alergi

Sebelum melangkah ke pilihan makanan sehat untuk ibu dengan bayi alergi, sebaiknya perlu diingat bahwa dua hal penting yang harus dilakukan oleh ibu yang mengandung dan mempunyai riwayat alergi adalah:
1. Makan makanan mengandung PROBIOTIK dan
2. Usahakan untuk dapat melahirkan secara normal.

Kenapa? Karena kedua hal tersebut dapat meminimalisir lahirnya bayi dengan bawaan alergi.

“Probiotik dikonsumsi sejak trimester pertama kehamilan dan diteruskan hingga bayi lahir,” ungkap Anang Endaryanto, MD, PhD, konsultan Pediatri Alergi Imunologi RS Dr Soetomo Surabaya, kepada Kompas Health di sela Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Dokter Indonesia (PIT IDAI), di Solo, Senin (7/10/2013).

Lalu, kalau sudah terlanjur memiliki bayi alergi? Makanan apa yang harus dipilih bagi ibu menyusui? Kebanyakan Ibu malah menghindari sama sekali makanan yang dapat menjadi pencetus alergi, padahal hal ini justru tidak disarankan.

Usahakan konsumsi makanan yang menjadi pencetus alergi, tetapi dalam jumlah sedikit demi sedikit saja. Perhatikan untuk melihat kembali reaksi timbulnya alergi. Apabila kemudian berangsur mereda, dapat dipastikan alergi sudah berkurang.

Jadi pada dasarnya kita tidak perlu menghindari makanan tertentu, cukup fokuskan pada makanan sehat, alami tidak mengandung bahan kimia. Perbanyak buah dan sayuran. Untuk seafood, kembali lagi ke point sebelumnya, apabila memang merupakan pencetus alergi, makan dalam porsi yang sedikit, sambil terus perhatikan reaksi pada bayi.

Untuk alergi yang berhubungan dengan udara, mau tidak mau, orangtua harus mengkondisikan ruangan yang dapat mengurangi terjadinya alergi. Misalnya untuk alergi debu, maka usahakan ruangan tidak menggunakan karpet, cuci sprei/sarung bantal setidaknya 2x seminggu, apabila menggunakan AC bersihkan sendiri kasa-kasa penyaring udara di dalam AC setiap minggu.
Jangan berikan anak mainan berbulu.

Tidak perlu pusing lagi ya Bu, Pak memilih makanan untuk si ibu yang menyusui bayi dengan alergi. Makanan alami dan seimbang selalu jadi Solusi terbaik untuk kondisi bayi alergi ataupun non alergi.

Tetap semangat Bu!

 

Adakah obat flu dan batuk yang aman untuk Ibu menyusui asi eksklusif

obat flu dan batuk yang aman untuk Ibu menyusui asi eksklusifTerserang flu ketika memiliki bayi yang masih menyusui itu memang perlu ekstra sabar.
Di kantor ada temen saya yang kebetulan sama-sama sedang berperan sebagai ?ibu menyusui?, bedanya kalau saya untuk anak ke-3, teman saya untuk anak pertama.
Keliatan banget bedanya, mana yang ?pengalaman? dan yang ?tidak?. Tetapi bukan bermaksud ?sok pintar? yah.

Teman saya ini jadi over protected gitu, nah terlebih saat dia sakit flu. Memang sih, dari dokter juga pasti menyarankan untuk tidak seruangan dengan yang sedang sakit flu, tapi kalau ibunya yang sakit flu kan tidak berarti si anak diungsikan ke ruangan lain atau bahkan dititipkan di rumah ibunya. Karena si anak pasti tetap memerlukan keberadaan si ibu dan mendapatkan asi secara langsung.

Saya sendiri juga bukan hanya sekali dua kali mengalami flu saat masa menyusui, untuk obat flu bagi ibu hamil/menyusui tidak ada yang khusus. Sebisa mungkin memang tidak disarankan meminum obat-obatan berbahan kimia. Dan untuk saya, supaya segera sembuh dari flu adalah melakukan treatment -treatment khusus. Yaitu:
? Sering-sering cuci tangan
? Gunakan masker muka (penutup muka)
? Banyak minum air putih
? Minum jus buah
? kan yang lebih banyak lagi dari porsi biasanya
? Berjemur di matahari pagi
? Minum ?bear brand? (ga apa yah sebut merek, buat saya ini ampuh banget meredakan flu)
? Istirahat yang cukup (sstt, ikutan tidur aja bareng si baby saat si baby tertidur setelah disusui yah)

Nah, apabila sudah terbebas dari flu, usahakan tidak lagi tertular flue ya Bu. Jadi pastikan ibu selalu fit, dan tetap mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat. Minum vitamin juga boleh kok. Ibu menyusui yang sehat, si baby juga pasti sehat!