Month: June 2015

Macaroni Schotel, Cara Membuat yang gampang dan pasti enak

VegaAminkusumo.com – Pernah makan makaroni skutel? Suka nggak? Walaupun banyak yang pernah makan dan suka, tapi tidak banyak yang tau Macaroni Shcotel, cara membuatnya yang gampang dan pasti enak ada lho.
Ini cara saya membuat macaroni schotel, penjelasan yang panjang lebar, biar pasti bisa buat sendiri nantinya 😉

Kita latihan dari bahan yang paling mudah didapat saja dulu ya. Macaroni kita ganti dengan mie instant 😀
Kebiasaan saya, kalau masak mie. Instant terlalu banyak, atau entah kenapa tidak habis, mie instant yang masih ada saya olah menjadi bentuk lain. Kalau saya kebetulan membuat, nanti saya upload deh ya, fotonya disini (kalau ingat, kalau sempat :p )
Cukup dengan meniriskan mienya (buang airnya), tambahkan sedikit garam dan merica, tambahkan 1 atau 2 telur ayam (jumlah telur tergantung banyaknya mie yang ada). Aduk agar telur dan bumbu tercampur merata, lalu pindahkan ke dalam wadah yang tahan panas, untuk dikukus atau bisa juga dipanggang.
Ini resep yang paling sederhana ya. Kita bisa mengganti mie instan dengan macaroni, atau pasta jenis yang lain. Rasanya sama ajah. Biasa banget. Enak, tapi biasa ajah 😀
Belajar dulu dengan mie instan, baru selanjutnya coba dengan macaroni atau pasta jenis lainnya ya.. Untuk macaroni/pasta saya biasanya merebus dengan menambahkan sesendok minyak goreng, tujuannya agar nanti ketika ditiriskan (dibuang airnya) pasta tidak mudah lengket satu sama lain. Yang pasti merebusnya agak lebih lama dari memasak mie instan nih 😀
Hihi, menurut saya sih, kalau dengan mie instan, dan kita pakai bumbu mie instantnya, rasanya uenak lho, bahannya murah pula 😀

Nah, bagaimana kalau mau membuat yang rasanya enak, yang agak serius dikit membuatnya? Bagaimana dong???
Asalkan bahannya ada, masalah rasa biasa ditawar deh… Bahan-bahan yang bisa ditambahkan kedalam adonan adalah:
-Kornet, ini bahan siap saji yang membuat hasil akhir jadi terasa nikmat niih. Kalau mau repot bisa buat daging giling yang sudah dibumbui (kapan-kapan saya tulis tentang ini ya, musti praktek dulu soalnya :p)
-Parutan keju, keju menambah rasa asin pada makanan, tapi tidak sekedar asin, ada rasa gurih lezat dari susu yang juga menambah cita rasa dan kolesterol serta kalori 😀
-Sayuran yang menurut saya cocok untuk adalah wortel dan brokoli.
Wortelnya dipotong dadu kecil-kecil ya, sedang brokoli, walaupun enak (menurut saya), tapi aromanya terlalu dominan, jadi hanya untuk yang sukaaa banget dengan brokoli yaah.

Macaroni Schotel

Jadi biasanya saya memulai dengan merebus macaroni/pasta dalam panci berisi air dan diberi 1 sendok minyak goreng. Sembari menunggu macaroni siap ditiriskan, kegiatan yang bisa dilakukan diantaranya menyiapkan bahan2 untuk saus putih: Tepung terigu, susu cair tawar (nggak manis ya), mentega, garam, merica bubuk, biji pala, dan air 1-2 gelas. Kalau ingin menambahkan sayuran, bisa juga mulai mengupas wortel, memotong-motongnya menjadi dadu ukuran kecil dan menyiapkan daging (kornet ajah ya, yang gampang). Ketika macaroni sudah ditiriskan, biarkan dingin dahulu, karena nanti akan dicampur dengan telur sebagai pengikat. Iya, kalau telur mentah bertemu macaroni yang masih panans banget, yang ada langsung mateng telurnya :D. Sementara macaroni menunggu dingin, kita mulai fokus membuat saus putih deh.

Cara Membuat Saus Putih

Tanpa saus putih sebenarnya juga bisa yaa, jadi kalau tidak mau ribet membuat saus putih, bisa lagsung saja mencampur semua bahan lalu masukkan kedalam oven atau kukusan.?Saus putih sebenarnya lebih berfungsi sebagai penambah kaya rasa, karena pembuatannya memakai susu, biji pala, dan mentega, sudah bisa terbayang rasa gurihnya seperti apa, kan? Nah,kalau inginnya menggunakan saus putih, begini cara membuatnya ya (agak ribet nih, dan agar hasilnya bagus perlu kecepatan gerakan):

  1. Panaskan metega dalam wajan. Gunakan wajan yang cukup besar ya, karena nanti akan ada tepung terigu dan susu cair. Setelah mentega mencair, masukkan tepung terigu.
  2. Sambil tepung terigu masuk, adonan langsung diaduk, agar semua tepung merata mendapat mentega cairnya. kemudian masukkan susunya.
  3. Ketika memasukkan susu, yang perlu dijaga adalah jangan sampai adonan gosong, jadi tetaplah semangat untuk mengaduk masakan 😀 . Tekstur yang diinginkan adalah saus putih yang bertekstur halus tidak ada gumpalan-gumpalan tepung. Air bisa ditambahkan untuk mempermudah menghaluskan adonan dalam prosesnya. Saat ini juga waktunya menambahkan bumbu-bumbu.
  4. Sambil tetap diaduk untuk menghaluskan adonan, merica dan garam bisa ditambahkan. Sedikit gula pasir juga boleh ditembahkan untuk mempertajam rasa. Sedangkan biji pala, dimasukkan dalam bentuk parutan, ketika saus putih sudah cukup memuaskan bentuknya. Aduk rata, jangan lupa cicipi yaa, saus putih sebaiknya tidak terlalu asin, makin terasa susu akan makin enak sekaligus makin enek (jadi pertimbangkan saja). Kalau saya sih lebih senang tidak terlalu banyak susu, karena nanti akan ada keju yang ditambahkan dalam campuran akhir. Tapi yang paling penting adalah aroma dan sensasi biji pala. Menurut saya ini yang membedakan. Nuansa sensasi biji pala membuat rasa saus putih jadi berbeza 😀

cara-membuat-saus-putih-untuk-macaroni-schotel

Nah, kalau saus putih sudah siap, macaroni juga sudah siap, jangan lupa siapkan bahan yang lain: potongan wortel dan sayur (kalau mau), daging kornet (atau daging cincang berbumbu), keju siap diparut yang banyak (makin banyak makin enak nih), telur ayam (kalau mau telur puyuh atau telur penyu boleh2 saja loh, tapi saya belum pernah coba dengan selain telur ayam, yaa. Sekian.)

Kalau cara saya, cara gampang, ya. Semua bahan masuk ke dalam panci. Adonan semua sudah tidak panas lagi ya, hangat2 sedikit masih nggak apa, lalu aduk sampai rata. Jumlah telur disesuaikan dengan banyaknya adonan saja. Setelah teraduk rata, tuang ke dalam wadah tahan panas (bisa cetakan bisa piring khusus), lalu langsung masuk ke dalam kukusan atau oven pemanggang. Panaskan hingga matang deh. Oiya,?jika adonan dipanggang, sempatkan untuk memberi taburan keju parut di seluruh permukaanya. Karena nanti ketika matang rasanya pasti nikmat banget. Oiya, sumber utama rasa gurih dan nimat macaroni schotel ini berasal dari saus putihnya (makanya tadi musti dicicip). Tidak perlu menambahkan gulu/garam/merica lagi ketika kita mencampur seluruh bahan. Iya, biar makin enak tinggal mainkan jumlah parutan kejunya saja deh :D. Kalau dipanggang namanya jadi Macaroni Schotel Panggang, Kalau di kukus namanya jadi Macaroni Schotel Kukus. Dan karena buatnya di Jakarta, boleh dong disebut Macaroni Schotel Jakarta…, muehehehe *maksa*

Naah, untuk yang tidak menggunakan saus putih, tentu saja harus diberi bumbu. garam dan merica, serta bubuk kaldu ayam (kalau mau). Hihi, kalau dengan mie instan, kita bisa pakai bumbu mie instannya dengan takaran 1/2 dari takaran dalam saran penyajian.

Kalau cara yang agak rapihan, ya kali senang dengan keteraturan, pastayang dicampur telur di tuang sidikit dulu dalam wadah tahan panas, lalu ditaburin sayuran isi, lalu di tuang saus putih selapis tipis, lalu dituang pasta lagi, kemudian daging. kemudian saus… begitu terus dikerjakan lapis demi lapis… nggak asik. Itu seperti lasagna jadinya hanya lasagna nggak pake telur lagi dan nggak dikukus hehe 😀

Demikian yang biasa saya kerjakan. Duluuu, jaman anak baru satu, menu macaroni ini menjadi salah satu menu andalan untuk si kecil. Begitu si kecil sudah mulai dikenalkan dengan makanan padat, macaroni skutel ini menjadi andalan bekal anak kalau bepergian jauh (anak diatas 1 tahun). Dan karena untuk anak, saya senang manggunakan wortel dan brokoli sebagai sayuran tambahannya. Sekalian untuk?menambah?gizi juga. Memasaknya dikukus menggunakan wadah rantang susun 2 stainless steel yang ukuran kecil. Jadi ketika pergi ada 2 rantang kecil persediaan makan. Karbohidratnya dari pasta dan tepung, sayurnya ada, proteinnya dari susu dan keju. Teksturnya cukup lembut untuk anak, dan yang lebih penting lagi, jika tidak habis dimakan anak, saya bisa ikut makan. Uenak khaaan? 😀

Macaroni Scohel, Cara Membuat yang gampang dan pasti enak
ini beneran rasanya enak ya. Sayang fotonya terburu-buru, sudah ditunggu, mau di habiskan soalnya 😀

Panduan Lengkap Cara Memasak Daging Rendang Ala Padang

Rendang Padang
ini yg udah matang, bumbunya banyaak…. nyaam…, bentuk dagingnya padat tapi empuuuk..

Dicatat yaa, ini Panduan Lengkap Cara Memasak Daging Rendang Ala Padang yang biasa saya kerjakan. Siapkan waktu khusus sekitar 4 jam untuk berada didepan kompor terus 😀

Bahan dan Bumbu Rendang:

PS. takeran bumbunya dikira2 aja yaa…, buat 1 kg daging.

Bawang merah 20, bawang putih 5, cabe merah (sesuai selera), jintan 1/2 sdt, bubuk kari 1 sdt, lengkuas 5 cm, jahe 2cm, daun jeruk 2, sereh 1, daun kunyit 1, daun salam 3, kapulaga 2, kemiri 4, pekak 1.
Kelapa 2 (cari yg tua & jgn dikupas kulitnya). Air asam jawa 1sdt

Kalau mau santan yg kental rahasianya ada di cara memeras kelapanya…, kelapa diperas 3-4 kali… tergantung masih ada santannya nggak. Begini cara memeras santan kelapa yang benar:
Perasan 1, jangan pakai air… kelapa diremas2 dulu agak lama sampe keluar santan … baru diperas
Perasan ke 2, kasih air sedikit.., diremas2 lagi.., baru diperas.
Begitu seterusnya… ditambah jumlah airnya

Cara Memasak Rendang:

Cara masak, bumbu ditumis tanpa minyak sampai keluar baunya… terus masukkan daging (daging jangan dingin/beku & jangan dicuci).
Masukkan santan perasan ke dua.
Api besar… sampai mendidih baru kecilkan api…, lalu masukkan santan perasan 1
Jangan lupa diaduk biar nggak gosong.
Kalau mau tambahkan kentang kecil.
Kalau air mulai menyusut tambahkan santan perasan ke 3 & ke 4 sedikit2… ambil bagian atasnya yg kental.
Kalau daging sdh mulai empuk.. nggak perlu ditambah santan lagi.
Kecilkan api….aduknya jangan dibolak-balik (nanti daging hancur),digosok aja bagian bawah wajan biar nggak gosong. Perhatikan cara mengaduk, ya. Cukup digosok bagian bawah wajan, untuk menjaga tidak ada bumbu/daging yang gosong dibawah
Aduk terus sampe air menyusut & rendang kering..(kekeringannya tergantung selera… ada yg suka basah ada yg suka kering).
Terakhir dikasih air asem jawa.. dikit aja 1sdt

Lama masak biasanya 3-4 jam (kalo sedikit), kalo banyak biasanya sampe 5 jam. Jangan tinggalkan kompor, karena rendang harus diaduk agar tidak gosong di bagian bawahnya.

Panduan Lengkap Cara Memasak Daging Rendang Ala Padang
santan yg bagus keluar minyaknya

 

Selamat menikmatii 🙂

Tips Menjaga Kerapihan Rumah Metode Konmari (Konmari Methode)

tutorial step by step cara melipat kaos kaki konmari methodeVegaAminkusumo.com – Siapa yang nggak ingin tinggal dalam rumah yang selalu rapi? Ah ini bener-bener mimpi saya nih, dan belum terwujud >.<
Karena inginnya, saya selalu menyempatkan diri untuk membaca-baca artikel tentang “how to organize” , “decluttering”, dll. Banyak lho, ternyata hal-hal sederhana yang ternyata jika kita lakukan dengan cara yang berbeda hasilnya akan jauh lebih baik. Cara melipat seprei, cara menyimpan barang2, cara menyimpan makanan di kulkas, dll.
Yang terbaru dah cukup menghebohkan adalah metoda Konmari, ini juga kemarin saya tidak sengaja tau, gara-gara. Agak desperado bingung mau membereskan rumah mulai dari mana.., eh menemukan Konmari Methode..lalu searching sana sini, simak2 sana sini, walaupun belum paham seluruhnya, tapi ada beberapa tips menjaga kerapihan rumah Konmari Method?yang sudah agak paham 🙂 Belum banyak sih, kan infonya juga cuma sedikit-sedikit, sumber utamanya ya dari youtube, belum bisa dapet bukunya, belum masuk Indonesia sepertinya. Agar pemahaman saya yang baru sedikit ini bisa makin nempel di kepala dan hati, saya tuang lagi dalam bentuk artikel deh, biar makin menjiwai, maksudnya 😀

Prinsip dasar cara merapikan rumah metode Konmari sebenarnya sederhana, namun dalam beberapa hal memiliki perbedaan yang mendasar dengan metode yang umumnya di anut saat ini.
Dulu, cara yang saya terapkan (berdasarkan apa yang saya baca) diantaranya:
Fokus pada satu tempat dulu, sisihkan setiap hari selama 10 menit untuk membereskannya. Jadi misalnya, target untuk dirapikan adalah meja belajar, lakukan setiap hari, selama 10 menit (tidak lebih), berada di depan meja belajar dan merapikan apa saja yang bisa dikerjakan. Entah itu menyingkirkan barang2 yang sudah tergolong sampah, atau sekedar menumpuk buku2 yang berserakan, atau juga mengumpulkan alat tulis yang. Menyebar.
Dan melakukannya pun difokuskan perlokasi di meja belajar juga, misal hari ini merapikan laci bagian bawah, setelah beres lanjut ke laci berikutnya, dan seterusnya.

Metode Konmari, justru sangat tidak menganjurkan untuk merapikan berdasarkan lokasi seperti itu. Menurut Konmari, ketika melakukannya perlokasi, yang kita lakukan hanyalah sekedar menyortir barang2 saja, agar tempat itu teerlihat rapi, dan tidak merapikan secara keseluruhan. Akibatnya, kondisi rapi dan teratur itu tidak bertahan lama, dan akan berantakan lagi.
Dengan metode Konmari, kita merapikan tidak berdasarkan lokasi, melainkan berdasarkan kategori. Jadi misalnya targetnya adalah merapikan buku, maka semua buku yang kita miliki, yang ada di rumah, dikumpulkan dalam satu ruangan dulu, hingga kita bisa melihat berapa banyak buku2 yang kita simpan selama ini, kemudian baru memulai membereskannya.
Konmari mengajarkan untuk selalu memulai dari membereskan lemari pakaian. Urutannya adalah:
1. Lemari pakaian
2. Buku-buku
3. Dokumen
4. Pernik-pernik/ aneka macam
5. Barang2 sentimentil (yang mengandung nilai kenangan)

Pakaian menjadi hal pertama yang harus ditata rapi, karena kita selalu berinteraksi dengannya, setiap hari, lebih dari sekali. Ketika satu bagian kategori ini, lemari pakaian bisa tertata rapi, efeknya akan besar pada diri kita.
Belajar menata lemari pakaian juga hal pertama yang di sarankan untuk dikenalkan pada anak-anak, sejak usia 3 tahun. Ketika anak mampu menata lemari pakaiannya dengan baik, maka merapikan mainan akan lebih mudah dilakukan.

Metode Konmari juga lebih menekannya kita untuk melakukan aktifitas bersih-bersih itu dengan cara menyediakan waktu khusus. Entah itu setiap akhir minggu, atau setiap malam. Yang penting adalah sediakan waktu khusus yang cukup. Dan sebisa mungkin menuntaskannya dengan segera. Walaupun bertolak belakang dengan trik yang saya pelajari sebelumnya, dengan ritual 10 menit sehari, metode Konmari sebenarnya menekankan hal yang sama.
Menata dan merapikan rumah tidak mungkin dilakukan dalam 1-2 hari. Untuk itu buatlah target untuk melakukannya. Tips-tips pada umumnya menekannya ritual 10 menit sehari agar rutinitas sehari-hari tetap berjalan normal tidak terganggu, dan agar nantinya terbentuk kebiasaan 10 menit sehari menjaga kerapihan.
Metode Konmari lebih menyarankan kita meluangkan waktu khusus, misalnya setiap hari tertentu untuk menata dan merapikan. Misalnya kita memilih setiap akhir pekan untuk berbenah, maka kita bisa memiliki target, dalam 6 bulan seluruh bagian rumah akan tertata rapi dan akan rapi seterusnya.

Ada hal yang unik dalam metode Konmari ini, yaitu cara menyortir barang. Dalam menentukan mana yang harus disingkirkan, atau disimpan, Konmari memaksa kita untuk lebih sensitif membaca bahasa tubuh terhadap barang tersebut, ketika kita menyentuhnya. Barang-barang yang layak disimpan adalah yang mampu memberikan efek “Spark Joy” pada diri kita, mirip seperti rasa bahagia, dan rasa nyaman yang memberikan semangat. Jika barang tersebut tidak memiliki efek “Spark Joy” pada diri kita sama sekali, maka tidak ada gunanya kita menyimpan barang tersebut.
Saat menata dan merapikan adalah kesempatan kita memutuskan ingin bersama barang-barang yang mana saja di hari-hari selanjutnya.
Menyenangkan, bukan? Mungkin disinilah salah satu perbedaan metode Konmari dengan yang lain. Bayangkan jika seluruh barang yang ada disekitar anda adalah benda-benda yang memberikan semangat dan rasa bahagia pada anda (spark joy). Tentunya hari-hari akan terasa penuh semangat. Dan inilah yang membuat kita tetap termotivasi untuk menjaga kerapiannya. Rata-rata mereka yang menerapkan metode Konmari tidak kembali ke kondisi sebelumnya.

Nah, setelah selesai melakukan seleksi, langkah selanjutnya adalah melakukan penyimpanan dengan teratur dan lebih tertata rapi. Saya belum banyak memahami bagaian yang ini. Namun untuk penataan pakaian ada banyak hal baru yang saya dapatkan. Dan yang paling menyenangkan adalah, apa yang disarankan sangat mudah untuk diikuti dan diterapkan dalam kondisi rumah tangga di Indonesia.
Intinya, dalam hal penataan dan penyimpanan pakaian, cara melipat sangat diperhatikan. Pakaian selalu disimpan dalam kondisi lipatan yang kompak dan tidak mudah berantakan.

Melipat baju kaos, celana panjang, celana pendek, pakaian dalam, dan lain-lain, bahkan kaos kaki, semua dilipat sedemikian agar hasil akhirnya berbentuk persegi yang cukup kompak. Dengan demikian ketika pakaian disimpan dalam lemari akan lebih menghemat ruang, tidak akan mudah berantakan, dan lebih mudah diambil tanpa mengobrak-abrik tatanan yang ada.
Dalam hal penyusunan pakaian pun, selain disarankan berdasarkan kategori juga disarankan untuk mengelompokkan berdasarkan warna.

Dalam hal melipat, sebenarnya tidak banyak yang baru, tehnik-tehniknya pernah saya tau sebelumnya.
Yang benar-benar baru, dan membuat saya kagum adalah cara melipat kaos kaki.. Dan saya suka sekali caranya. Benar-benar menjawab kebutuhan saya selama ini 🙂
Bagaimana cara melipat kaos kaki yang benar ala Konmari?

cara melipat kaos kaki yang benar 1
cara melebarkan kaos kaki yang benar agar lebih mudah terbentuk persegi
cara melipat kaos kaki yang benar 2
selanjutnya mulai melipat

 

 

 

 

 

 

Simak video tutorialnya, yaa…

Nah, Konmari itu metode apa sih? Hihihi, Penulis bukunya bernama Marie Kondo. bukunya sendiri salah satunya berjudul “The Life-Changing Magic of Tidying Up” . Marie Kondo adalah konsultan keteraturan (haish, apa ya bahasa Indonesia organizer consultant?) berasal dari Jepang. Dari 4 buku yang pernah ditulis, buku LIfe-Changing ini menjadi best seller di Jepang dan Eropa. Mungkin karena di publikasikan di USA pada tahun 2014, metodenya makin menjadi viral. Iyaa…, karena banyak video-video tutorial tentang konmari methods di youtube. Saya termasuk yang tahu dari youtube, lho. hehe.. Semoga bukunya segera masuk di toko buku di Jakarta yah.. penasaran nih.. 😀

Dan iniiii.. tutorial step by step cara melipat kaos kaki nya yaa 😉

 

Cara Membuat Coklat Praline Karakter

VegaAminkusumo.com – Ingat jaman-jaman suka bikin kue dulu. Saya sempat bermain2 dengan coklat untuk menghias brownies. Coklat putih dengan campuran kacang tanan yg disangray. Dulu itu, kata temen saya sih, topingnya enak banget ya..,hihi, katanya.. Tapi sejujurnya saya gak pernah merasakan, karena setiap bikin selalu untuk orang lain, waktu itu.
Dan setelah lebih dari 12 tahun, sekarang jadi pengen nyoba lagi bermain dengan coklat. Kali ini dengan bantuan mumu dan Bebe tentunya. Yuk simak resep dan trick saya cara membuat coklat praline karakter. Hihi, saat berkreasi juga bisa menjadi kesempatan bermain dan belajar bersama anak lho . Simak yaa 🙂

Seingat saya, perkenalan dengan mengolah coklat dulu hanya sebatas untuk menjadikannya sebagai lapisan penghias brownies. Iya, dulu itu kalau membuat brownies selalu ada penutupnya, bisa lapisan cake keju, bisa juga taburan keju parut, atau ya, ini, lapisan tipis coklat putih yang bertabur potongan kacang tanah… Haduuuh, kebayang kan, rasanya enak.. Kan cocok banget tuh, rasanya: susu + kacang (karena yang saya pakai coklat putih, jadi ya..nggak ada rasa coklatnya :p

Kali ini, karena belum ingin membuat cake/brownies dan yang sejenis, jadilah inginnya membuat coklat aneka bentuk yang lucu2. Seperti yang banyak dijual. Cetakan coklatnya juga sudah beli, 1 lembar. Cetakan saja, bentuk pinguin. Rencana awalnya maunya bagian mata diberi warna berbeda, bagian sayap warna berbeda, walaupun hanya 2 warna tapi ada batasan, warnanya di bagian mana. Rencananya begitu.. Tapi ternyata memang agak ribet yah. Susah banget loh, dengan coklat lumer yang begitu kental, musti meletakkan setitik untuk mata di sini, secolek untuk paruh di situ, dll. Salut saya, dengan mereka pembuat coklat aneka bentuk..walau bagaimana, musti telaten mengerjakannya yah.., apalagi kalau menghiasnya sambil berebut tempat dengan dua anak-anak cantik, mumu bebe yaaa 😀

mencetak coklat ke cetakan-coklat-lucu-dan-unik copy

Hasilnya, secara tampilan sih tidak mengecewakan ya. Dengan artian coklat yang dibuat bisa mengeras lagi dan berubah bentuk seperti cetakan yang dipakai.
Hanya ada sedikit hal penting yang cukup mengecewakan: rasa coklatnya tidak selembut permen coklat yang biasa dijual. Rasanya agak kasar ketika di emut, seperti butiran2 gulanya memisah.
Ini yang masih menjadi pr, bagaimana tips agar coklat yang dihasilkan tetap lembut. Mungkin proses melumerkannya terlalu panas? Lain kali kita coba lagi yaah.
Dan berikut ini resep membuat praline coklat saya 🙂

Coklat batangan dan margarin di lumerkan bersama-sama, setelah lumer di aduk rata, sambil memasukkan tambahan pewarna atau bahan perasa yang lain.
Masukkan ke dalam cetakan, lalu masukkan ke dalam freezer selama 5 menit, setelah itu biarkan di suhu ruang sampai benar-benar mengeras. Jika ingin membuat praline coklat isi kacang, yaa, tinggal cara kita mengisi cetakan coklatnya saja, kapan saatnya memasukkan kacang agar letaknya didalam coklat 😉

Saya mau coba lagi aaaaah, nanti di update di sini yaaa, kalau sudah ada foto produksi terbaru. Harus hunting untuk rasa dan isiannya dulu nih 😉Cara-membuat-coklat-praline-karakter