Month: July 2014

Curhat July 23, 2014 at 07:40AM

Bagaimana cara mengatasi hilang fokus ketika kita membuka sosial media?
Apalagi Facebook sekarang ngerti banget kita maunya apa, yang muncul di beranda memang teman-teman yang sering kita perhatikan (dan yang cari perhatian dengan ngiklan).
Begitu facebook terbuka, yang muncul diatas menarik semua untuk dibaca, di like, di komen, dan bahkan tergerak untuk share.
Ditambah lagi gaya penulisan status temen2 sekarang makin asyik.
Ada yang pakai gambar menarik, ada yang pakai video heboh, ada yang share kisah yang menyentuh, ada yang share pengalaman bermanfaat.
BENAR2 COBAAN!
Kalau tidak kuat fokus, pasti akan banyak kerja yang terbengkalai nih.
Sama seperti saya, barusan.
Buka fesbuk, awalnya untuk mengetest recipe auto-auto-an.
Padahal waktu online sekarang terbatass banget, tapi masih sempetnyaa, menclok-menclok di status orang, komen2 dikit, like2 ini itu
yah bagaimana yaa… manusia itu mahluk sosial sih.
Untungnya segera tersadar, dan kembali ke tujuan awal.
Membuat status untuk mengecheck recipe ifttt yang barusan dibuat hehe.
Bagaimana saya bis kembali ke fokus awal, dan tidak terusik oleh rmainya keceriaan di fesbuk?
Menciptakan urgensi. Memunculkan rasa kepepet.
Kalau tidak sekarang, kapan lagi.
Intinya sih, menakut-nakuti diri sendiri yah.. kalau nggak begini, nanti beginu lho, terus lama-lama begitu jadinya. Mau kapan lagi? bla bla bla..
Cara begitu terbukti berhasil loooh..asaaaal… rasa takutnya bisa muncul.
Seringnya ya itu… karena yang nakut-nakuti diri sendiri, yang ditakut-takuti diri sendiri juga, seringnya jadi nggak terlalu takut, terus ujung-ujungnya tenggelam dalam keriuhan di sosmed deh
Nah, setidaknya sekarang dengan menulis status di FB, satu ‘to do list” bisa gugur: posting di website , enak kaan ^_^

SB1M July 22, 2014 at 06:25AM

Keuntungan gabung di SB1M itu yang paling berasa antara lain komunitasnya. Iyah, beneran. Ilmu internet marketing itu sebenernya banyak yang gratis. Bahasa Indonesia atau bahasa bule, ilmunya bertebaran di internet. Tinggal mau nyari atau nggak, mau belajar atau nggak, mau praktek atau nggak.
Hihi, tapi memang, tidak semua orang bisa belajar mandiri. Banyak yang untuk bisa paham, perlu di bina. Banyak yang untuk bisa menghasilkan, perlu diarahkan. Banyak yang untuk bisa fokus, perlu di semangati.
Naah, enaknya gabung di SB1M itu yang paling berasa ya komunitasnya itu.
Jadi berasa ada yang mengarahkan, ada yang membina, ada yang menyemangati. Jadi berasa ada temennya.
Apalagi suasana senang berbagi ilmunya itu lho…. , menular banget!
Dan yang namanya ilmu, semakin disebar kan jadi semakin banyak.
Makanya saya, kalau ada temenn yang nanya tempat belajar internet marketing, selalu rekomendasikan SB1M.
Bukan sekedar karena ada afiliatenya.
Tapi yah,saya sendiri merasakan sekali keuntungan2 gabung di SB1M.
Ilmu, nambah banyak.
Teman, nambah banyak
PR juga nambah banyak 😀 hehe
Sekarang tinggal mempersiapkan diri untuk mulai panen, dimulai dari menyingkirkan mental block terbesar :D, biar makin cemungudh dong 😀

Tart sedu, Sajian Khas Lebaran Yang Lezat Dan Berkelas

VegaAminkusumo.com – Sajian yang satu ini benar-benar menggoyang lidah sekaligus menggoyah tekad diet. Tart Sedu. Mendiang Ibu saya selalu membuat kue ini. Di sajikan dalam irisan tipis potongan yang baru keluar dari kulkas.. hmm..enak banget deh.

Baiknya simak dulu bahan2 dan cara membuatnya yaa. nanti setelah itu akan saya ceritakan bagaimana gambaran nikmatnya Tart Sedu ini.

Tart Sedu

Bahan:
15 merah telur
15 putih telur kocok sendiri
11/2 gelas gula halus
1 bungkus agar
3 gls air
1 gls mentega cair
1 klg susu manis
1/2 sdk teh vanili

Cara:
Merah telur, gula halus, vanili, kocok sampai kental, lalu masukkan mentega cair yg panas2, sudah itu masukkan agar2 yg masih panas.
(Agar2 dimasak dahulu dgn 3 gls air)
Adonan ini campur sampai rata, baru susu dan putih telur dimasukkan.
Tuang ke loyang seperti membuat lapis legit.

Naah. tart sedu itu manis ya, dan agak enek. Iya s saja agak enek, jelas saja 15 telur.
Kue trat sedu ini kakhasannya itu di rasanya.
Yteksture yang lembut. (bersambung)