Month: July 2014

Cara Menyimpan Bawang Bombay Yang Sudah Diiris Agar Tidak Lekas Kering Di Dalam Kulkas

Bawang bombay dalam masakan bisa dianggap sebagai pengganti bawang merah. Saya lebih senang menggunakan bawang bombay dari pada bawang merah. Hanya saja ukuran bawang bombay yang cukup besar, menyebabkan sering ada sisa bawang bombay. Bagaimana cara menyimpan sisa bawang agar bisa segar leboh lama?

Bawang bombay karena ukurannya yang agak besar biasanya untuk pemakaian standard rumah tangga keluarga kecil, sekali masak tidak habis 1 bulatan bawang bombay.
Kalau saya, biasanya satu bawang bisa untuk 2 menu masakan. Jadi bawang selalu saya potong bagi dua dahulu, sebelum kemudian dipotong kecil2 lagi.
Setengah bagian bawang bombay saya simpan lagi untuk pemakaian selanjutnya, bisa nanti atau keesokan harinya, atau beberapa hari kemudian 😀

Ketika menyimpan setengah bagian bawang bombay di dalam kulkas, bawang akan cenderung cepat kering dan tidak segar.
Nah, berikut tips yang saya dapat dari buku zaman dulu, sempat baca, tapi lupa judul bukunya apa 😀

Sebelum menyimpan bawang bombay, agar lebih lama segarnya, olesilah bagian yang sudah teriris dengan mentega atau minyak.
Hal ini akan menambat kandungan air dalam bawang bombay menguap dan kemudian mengering.

Sialhkan di coba tipsnya, saya sudah berulang2 kali menggunakan tehnik itu nih 😀

Cara Menyimpan Bawang Bombay Yang Sudah Diiris Agar Tidak Lekas Kering Di Dalam Kulkas

Tips Memilih Tempe Untuk Digoreng

Tempe apa saja, asalkan asli kedele, rasanya pasti enak lho. Nah, kalau namanya tempe goreng, paling nikmat tentunya jika tempe yang di goreng bisa begitu garing, kan?
Naaah,untuk bisa menjadi seperti itu, bukan krn bumbu atau cara menggorengnya, ternyatah 😀
Tapi karena pemilihan tempenya cocok untuk di goreng.

Tempe yang seperti apa yang cocok untuk di goreng?
Pilihlah tempe yang kedelainya telihat padat, dan banyak.
Jadi, jika memilih tempe, lihat bagian irisaNnya. Bagaimana kerapatan kedelainya? Semakin rapat, semakin enak kalau di goreng kering.
Semakin renggang, itu cocok untuk tempe mendoan 😀

Saya kumpulkan tips2 seputar tempe dulu yaa, nanti kalau sudah dpt, akan saya lanjutkan di sini ^_^

Tips Memilih Tempe Untuk Digoreng

Menambahkan santan ke rendang kemarin yang kurang mantap rasanya

Tips seputar santan untuk rendang padang:
Jika santan diambil dari kelapa yang agak muda, campuran airnya musti banyak.
Jika santan diambil dari kelapa tua, cukup sedikit saja.
Jika ingin rendang terlihat banyak bumbunya, gunakan santan muda.
Orang minang asli biasanya lebih memilih santan dari kelapa tua, yang walaupun hasil bumbunya tidak banyak, tapi rasanya mantap.

Resep Rendang Asli Minangnya di sini ya, klik saja. Baru bisa maksa seseorang untuk buka resep rahasia warisan keluarga 😀

Menambahkan santan ke rendang kemarin yang kurang mantap rasanya

Curhat July 26, 2014 at 10:43AM

Akhirnya menemukan cara nyaman mengisi konten di blog dan tetep original tulisan sayah ^_^ 500 kata dan nggak berasa!
Ini kemajuan nih.
Memang setiap orang sebenarnya perlu untuk menuangkan cerita, atau ide, atau pendapat pribadinya masing2.
Cuma ada sebagian yang merasa nyaman menyampaikannya secara verbal, entah itu secara langsung tatap muka, atau melalui media elektronik. Yang penting bisa ngoceh, tentrem deh hatinya.
Ada sebagian lagi yang lebih nyaman dengan visual, baik itu tulisan atau gambar.
Sepertinya saya termasuk yang tipe kedua. Cumaaa.. Karena tidak rutin menuangkan ide, pendapat, cerita.. Jadi terasa kaku, ketika hendak memulai.

Hihi.. Untunglah menulis di FB masih memberikan kenyamanan tersendiri bagi saya. Jadi bisa tanpa sadar, tau2 sudah 100-200 kata 😀

Akhirnya, saya balik deh, cara kerjanya..
Yang kemarin2 auto posting dari blog kemudian di share ke FB. Sekarang kita balik, saja: dari FB, menjadi postingan blog.
Bisa gak? Hehe, bisa banget laah. Pakai “if this then that”.
Hehe, ini enaknya punya banyak temen, yang bisa ngajarin internet marketing 😀

Begini niih Cara Instant Memasak Rendang Yang Nikmat

Siapa bilang memasak rendang itu susah?
Sebenarnya memasak rendang itu bisa jadi gampang lho.
Saya yang nggak tau bumbu2 rendang aja bisa bikin rendang sendiri niih, dan rasanya.. Mmm…, lumayan lah, walopun secara visual agak mengecewakan hehe..
Di tulisan ini saya berbagi Resep Rendang Ala Vegi yaa, serba praktis beneran deh.

Kita mulai dari berburu bahan-bahan.
Untuk bahan masakan, semua saya percayakan ke tukang sayur langganan.
Dari memesan daging sapi 2 kg, memesan bumbu rendang tanpa cabe (spesial rikues biar anak2 bisa makan juga), sampai santan merk Sun Kara juga saya beli di tukang sayur langganan.
Bahan2nya cuma itu lho:
-Daging
-Bumbu rendang yg sudah di giling
-Santan instant.
Tak lupa juga saya minta tolong ke tukang sayur untuk memotong2 daging menjadi ukuran sedang, untuk rendang.
Oiya, untuk daging jangan tergiur dengan kata2 “cepat empuk” dari mas-mas penjual yaah. Karena untuk menjadi rendang, daging akan dimasak agak lama, jadi bagian daging has dalam yang cepat empuk hanya akan mempermudah kehancuran daging rendang.
Jujur, inilah yang terjadi pada masakan rendang saya. Memilih daging has dalam dan menggunakan panci semi presto, dan hasilnya rendang agak hancur di sana sini hiks… *curcol* untung saja rasanya tidak mengecewakan, walopun jauh dari uenak tenan 😀
Ok, bahan2 sudah siap! Mari kita mulai memasak..

Memasak rendang, kalau saya memiliki panci andalan. Yaa, sebenarnya bisa pakai panci apa saja, cuma panci yang satu ini, selain tebal juga penutupnya rapat tanpa lubang. Jadi masakan agak lebih cepat empuk, jika dimasak dengan panci andalan ini 😀
Nah, bagaimana cara saya memasak rendang? Begini langkah2nya:
1. Cuci daging yg sudah dalam bentuk potongan. Kemudian masukkan ke dalam panci.
2. Masukkan juga bumbu rendang dan semua santan yang di siapkan. Semakin banyak santan, rasanya semakin mantap yang pasti.
3. Mulai panaskan panci di atas kompor dengan api sedang. Biarkan dan kecilkan api jika perlu.
Naah… Selama masa membiarkan ini nanti air dari daging akan keluar jadi terlihat masakan berkuah banyak. Jadi, kita tidak perlu menambahkan air lagi.
Mengaduk cukup sesekali saja, agar daging di bagian bawah panci tidak lengket dan gosong.
4. Naaah, ketika air sudah makin habis, biasanya yang saya lakukan adalah mengangkat keluar potongan2 daging, memindahkan ke wadah lain, dan membiarkan bumbu yang tersisa masak dengan sendirinya sambil diaduk agar tidak gosong hingga santan mulai berminyak.
5. Setelah minyak keluar, daging kembali di masukkan, dan air ditambahkan, lalu dimasak sampai air habis dan minyak terlihat banyak. Berapa banyak minyak yang bisa dihasilkan sangat tergantung dari jumlah santan yang dipakai. Semakin banyak santan, tentu menghasilkan minyak yang semakin banyak juga. Dan rasanya juga jadi makin enyak.
Jika merasa santan yang diberikan kurang, tinggal tambahkan santan lagi saja, dan panaskan lagi sampai berminyak.
Rendang siap di nikmati deh 😀

Walaupun harus di akui, rasanya tidak senikmat rendang di rumah makan padang, tapi kelebihan rendang buatan sendiri adalah tidak pedas. Jujur, sebenarnya jadi agak mirip daging terik ya, daging di masak dengan bumbu2 sampai meresap dan empuk hehe.. (Namanya terik atau bukan ya? *lupa*)

Oiya, kalau kita membeli bumbu giling di pasar, yang perlu di ingat adalah..
Dalam memasak, salah satu hal yang menentukan nikmatnya masakan adalah komposisi bumbu.
Dan untuk bumbu yang sudah di giling, mau tidak mau komposisi bumbu tergantung si penjual yang memasukkan bumbu2 ke plastik.
Jadi, jika ingin mendapatkan bmbu siap masak yang enak, coba cari tau saja, biasanya info seperti itu mudah menyebar di kalangan ibu2, “bumbu yang enak, yang di loss penjualan bagian sini atau sinu 🙂
Kalau beli bumbu di tukang sayur? Yah, itu gak bisa milihlaah 😀

Selamat memasak 😉

Hehe, Resep Rendang yang masaknya ribet juga sudah tayang di blog ini lho. Ini resep rendang daging warisan keluarga (bukan keluarga saya sih). Dijamin enak. Curhatnya di sini ya

Begini niih Cara Instant Memasak Rendang Yang Nikmatggak p

Tips agar rendang tidak hancur, plis

Paling mengesalkan itu kalau rendang yang kita masak hasil akhirnya tidak berbentuk potongan daging. Iya, dagingnya hancur.
Dan ini yang saya alami pagi ini.
Mungkin karena sudah beberapa tahun terakhir tiap lebaran cuma memesan ke tetangga, minta tolong dibelikan daging dan dimasakkan rendang, tau beres. Kemarin mendadak saya memutuskan untuk memasak rendang sendiri, hihi. Dan, banyak hal yang terabaikan hingga akhirnya, daging rendang masakan saya matang dalam keadaan hancur. Mmm, nggak semua sih, tapi banyak yang hancur 🙁

Jadi, mari kita bahas tips agar daging rendang tidak hancur yaa, dan ini berdasarkan seingatnya saya, setau saya, dan sebisa saya mengumpulkan memori seputar masak memasak rendang 🙂

1. Potonglah daging dalam ukuran besar atau sedang. Semakin kecil ukuran potongan, tentu saja semakin mudah hancur karena waktu yang diperlukan untuk memasak rendang tidak sedikit.

2. Perhatikan cara memotong daging. Potonglah searah serat daging, jangan memotong serat daging menjadi pendek2.

3. Ketika memasak tidak terlalu semangat mengaduk. Tujuan mengaduk salah satunya adalah agar rendang tidak gosong di bagian paling bawah panci, jadi memang harus di pindah posisinya. Namun berhati2 ketika melakukannya saat rendang sudah mulai mengering (habis airnya), karena daging akan lebih mudah hancur karena gesekan akibat adukan kita.

4. Pilihlah daging yang memang tidak cepat empuk kalau dimasak.
Memasak rendang memang memerlukan waktu agak lama. Disamping agar bumbu lebih merasuk ke dalam daging, lamanya memasak juga bertujuan agar minak santan bisa keluar sehingga renda akan semakin nikmat.
Jadi, karena memang perlu dimasak agak lama, kita tidak perlu memilih daging yang cepat empuk. Daging lokal justru lebih mantap.

Demikian sedikit tips dari saya agar. Daging rendnag yang kita masak tidak hancur.
Selamat mencoba yaa, nanti akan saya postingkan juga rendang hasil masak saya yang agak hancur deh hehe

Naaah, gara2 posting status rendang hancur di FB, saya dapat tips dari teman2 juga lhoo.
Ini tips membuat rendang dari Liza ^_^ foto rendangnya lebaran kemarin beneeeeer deh bikin ngiler.

Caranya pertama blender kelapa pakai air kelapa lalu di peras utk mendapatkan pati santan , kelapanya cari yg kulitnya warna hitam jgn di kupas , lalu bumbunya , cabe kriting bawang merah , bawah putih lbh bnyk dari bawang merah , ketumbar sedikit , kayu manis , biji pala di giling , kapu laga secukupnya , jahe , daun salam. 2 lembar , lengkuas di keprek , pertama masukkan daging , dgn santan kental atau pati santan , lalu masukkan smua bumbunya aduk smpai mengental , stlah agak kurang airnya masukkan santan santan ke dua tp jgn terlalu banyak krn nanti daging akan hancur

Selamat mencoba yaaa..
Saya share di sini biar nanti pas mau coba nemunya jg gampang 😀

Tips agar rendang tidak hancur, plis